Posted 4 days ago

(Tentang) Keluarga

Berada di bagian saraf satu pekan ini membuatku berpikir bahwa aku ingin merawat ibuku sendiri saat beliau semakin menua. Tidak ‘menitipkan’ beliau di tengah-tengah tetangga (baca: tinggal sendirian) apalagi panti jompo.

Mengapa?

Pertama, aku menyayangi perempuan istimewa itu. Ibuku telah melalui fase-fase sulit untuk ‘memberikan’ aku dan adikku kehidupan (dengan izin Allah).

Kedua, ibuku memiliki beberapa faktor risiko yang memungkinkan dirinya terkena penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) di usia senjanya. Penyakit kardiovaskular (semisal hipertensi, stroke) memang marak terjadi di Indonesia, terutama disebabkan oleh pola hidup yang kerap tidak sehat. Makanan yang berlebih kolesterol dan kurang serat. Aktivitas fisik yang rendah. Pikiran yang sering dilanda stres. Dan lain sebagainya. Ibuku tergolong disiplin dalam menjaga makanan yang kami makan, namun kesibukan beliau di kantor membuatnya jarang berolah raga. Bedanya, saat aku pulang ke rumah, beliau rajin mengajakku berolahraga di pagi hari. Aku tahu beliau hanya butuh waktu luang dan anaknya yang cerewet ini untuk membuatnya lebih teratur menjaga kesehatan (layaknya aku yang rajin diingatkan keluarga dan teman untuk makan karena sering lupa makan -_-).

Ketiga, proses penuaan adalah sesuatu yang pasti. Ibaratnya, bila masa kanak-kanak hingga remaja terjadi kurva peningkatan tumbuh kembang, saat dewasa kurva tersebut berhenti dan stagnan, saat tua kurva tersebut mulai mengalami penurunan. Mereka yang sudah lanjut usia mengalami suatu proses degeneratif yang membuat mereka lebih rentan terkena penyakit di berbagai sistem tubuh. Pada perempuan, penyimpanan kalsium dalam tulang jauh berkurang dengan semakin sedikitnya pengeluaran hormon estrogen (hormon yang aktif dikeluarkan saat perempuan tersebut masih mengalami siklus menstruasi), alhasil tulang lebih rentan mengalami pengeroposan (osteoporosis). Saat tulang lebih keropos, bila terjatuh, tulang tersebut menjadi lebih mudah patah. Pada bagian memori, seorang lansia dapat menderita penyakit pikun yang berlebihan (namanya penyakit demensia). Demensia ini bahkan dapat mengubah polah seseorang yang tadinya sangat mandiri tak ubahnya menjadi seperti anak kecil. Saat seseorang menua, kapasitas kerja organ tubuh lainnya juga berkurang, terutama bila ia menderita penyakit kronis, suatu hari organ tersebut tidak mampu lagi menjalankan tugasnya.

Keempat, orang-orang lanjut usia memerlukan dukungan emosi yang tinggi. Saat seseorang menua, karena keterbatasan fisik yang ia alami, ia juga akan mengalami keterbatasan dalam berbagai aspek kehidupan yang dulunya aktif ia jalani (misal, pensiun dari pekerjaan). Menghadapi perubahan semacam ini bukanlah hal yang mudah, ia memerlukan dukungan orang-orang terdekat untuk membuat hari-harinya tetap terasa berharga dan tidak menjenuhkan.

The last but not least, Allah memerintahkan kita untuk berbuat baik pada kedua orang tua. Bahkan dalam salah satu hadits disebutkan, ridha Allah berada pada ridha kedua orang tua, murka-Nya juga berada pada murka kedua orang tua..

Pemikiran seperti ini membuatku memasukkan beberapa hal dalam rencana masa depan. Pasanganku kelak perlu memahami keinginan tidak aneh dari gadis aneh ini~ Bila ‘nuclear family’ (nuclear family adalah keluarga inti berisi ayah, ibu dan anak-anak) kami sudah stabil dan keluarga kecil kami nanti sudah menjadi tim yang solid, insya’ Allah kami lebih siap untuk menjadi ‘extended family’ (extended family adalah keluarga inti ditambah kakek, nenek dan anggota keluarga lainnya). Setiap anggota keluarga perlu menjadi tim yang kompak agar keluarga tersebut dapat memenuhi ‘developmental task’ sesuai tahapan yang dihadapi (baca Duvall family life cycle). Selain itu, aktivitas profesionalku sebagai seorang dokter kelak (insya’ Allah) tidak boleh menghalangiku untuk juga berada di rumah untuk mendampingi keluarga.

Ya, sekian. Semoga Allah mudahkan ya, Non.

Posted 6 days ago

'Expert session' (sesi kuliah dengan konsulen) selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan saat aku tidak mengantuk :)

*kesimpulankurcacipengantuk*

Posted 6 days ago

Presiden Baru         

faldomaldini:

Halo Dunia.

Kami punya presiden baru. Kalian harus tahu, tahun ini adalah tahun pertaruhan bagi bangsa kami. Jika sejak sekarang bangsa kami tidak maju, maka runtuhlah segala prediksi-prediksi kemajuan yang sedang disematkan pada bangsa kami.

Kami punya presiden baru.

Ya presiden baru. Walaupun…

Halo dunia. Lima tahun ke depan kami akan merajut kisah Indonesia bersama presiden baru. Semoga ia tak henti berupaya menjadi pemimpin yang adil dan senantiasa dekat dengan tuntunan-Nya. Semoga kami juga diberi kekuatan menjadi sebaik-baik pasukan :)

(Tulisan asal oleh faldomaldini)
Posted 6 days ago

Ada masanya ujian datang berupa kejenuhan dengan rutinitas. Dia menguji niat dan kesungguhan untuk bertahan. Dia menguji keikhlasan untuk belajar dan beramal. Berikan warna dengan memperluas sudut pandang, menggali sisi-sisi indah yang tersembunyi, memaknai bagian-bagian yang kerap luput dari pandangan. Pesan salah seorang bijak, “Buat kejenuhan itu jenuh mengganggumu.”

Dalam sebuah buku yang kubaca, jenuh bukan artinya harus mengganti suasana. Ada kalanya takdir menempatkan dirimu dalam suasana yang sama dalam waktu panjang. Jenuh berarti, kamu perlu menyesapi setiap makna yang ada dalam apa yang kau jalani.

Inhale. Exhale. Pejamkan matamu dan pahami.

Posted 6 days ago
psychofactz:

More Facts on Psychofacts :)

Apa yang kupelajari dari mereka yang kutemui di rumah sakit..Bersyukurlah tanpa harus kehilangan terlebih dahulu, Non.

psychofactz:

More Facts on Psychofacts :)

Apa yang kupelajari dari mereka yang kutemui di rumah sakit..

Bersyukurlah tanpa harus kehilangan terlebih dahulu, Non.

Posted 6 days ago

"Hey Kiddo, what is your name?"

"Mommy’s son."

"Really?"

"Yeah."

"Wow. Nice."

"Umm. Mommy?"

"Yes, honey?"

"I love you."

"I know, dear."

:)

Posted 1 week ago

Kamu harus mandiri. Tidak menyandarkan urusanmu pada orang lain, toh setiap orang juga sibuk dengan urusannya masing-masing.

Pertanggungjawaban amal juga sendiri-sendiri kan.

P.s.: di sisi lain, kamu juga harus peka dan peduli. Yap.

Posted 1 week ago

Ada pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa kamu jawab sendiri.

Ada.

Saat ini, tugasmu adalah melakukan apa yang bisa kamu lakukan.

Berdo’a.

Memperbaiki diri.

Berupaya.

Jika memang baik, maka jawaban yang kamu pikirkan akan menjadi jawaban yang sebenarnya. Jika buruk, Dia punya jawaban yang jauh lebih baik.

Posted 1 week ago

Selamat datang di bagian saraf :)

Semoga menyenangkan petualanganmu, Nona.

Posted 1 week ago
I am more sensitive than other people. Things that other people would not notice awaken a distinct echo in me, and in such moments of lucidity, when I look at myself, I see that I am alone, all alone, all alone.
Henri Barbusse (via onlinecounsellingcollege)

Just like me.